Archive for August, 2006

Ketika Tubuh enggan di ajak istirahat

Tuesday, August 15th, 2006

ada hampir sebulan ini aku di depan komputer tampa henti,jangankan untuk mandi makan aja engga kerpikiran, entah knapa tubuhku serasa enggan di ajak istirahat padahal selama 3 bulan aku lagi engga kerja (alias nganggur),cape yang aku rasakan serasa tidak di respon oleh tubuh ini,kelopak mata ini serasa lampu aquarium yang tiada hentinya mengawasi ikan-ikan yang berenang.ingin rasanya tidur lelap, tapi entah kapan.tubuh ini serasa menyiksa aku,menyiksaku pelan2,ingin rasanya aku tidur ya tidur yang amat lelap,aku mendambakan itu,tp apakah selamanya aku tertidur,entahlah aku sendiri engga tau…..or kasur , bantal ,and selimut yang selalu menemaniku waktu tidur aku sangat merindukan mu,entak kapan kita berjumpa lagi…………..

Senang Kesal & Penyesalan

Tuesday, August 8th, 2006

Malam ini aku mendapat berita bahagia karena seorang teman mendapatkan kebahagian , aku senang melihat wajahnya yang berseri dan menebarkan senyuman yang sangat aku sukai , tapi aku tak dapat membohongi diriku bahwa ada goresan di hati ini yang membuat aku tak bisa bicara atau menatap senyuman yang sangat aku sukai itu , entah aku cemburu atau kesal . aku sangat mengagumin sosok dan kepribadiannya ,mungkin aku yang salah terlalu memendam and berharap akan mimpi , aku ga tahu harus lari kmana dan bercerita pada sapa , karena dialah tempat aku bercerita dan tempat aku mengadu . tapi aku berdoa agar dia bahagia selamanya

Rangkaian bunga sudah aku siapkan
Kata - kata sudah aku rangkai
Untuk memikat dirimu
tapi knapa bunga itu cepat layu
knapa rangkayan kata - kata itu menjadi coretan - coretan anak kecil
kenapa knapa

                                                                 ~~~~> <~~~~

Horoscopes

Monday, August 7th, 2006

Music Platonic

Monday, August 7th, 2006

Cuaca Hari ini

Monday, August 7th, 2006
bebas | mail | yahoo

Foto gua

Monday, August 7th, 2006

                   Abis gua males upload jadi begini aja ya

My Life

Monday, August 7th, 2006

Hidup ku bagai sebatang rokok yang harus dapat aku nikmati dalam sesaat , walau terkadang sesak nafas ini , tetapi aku coba untuk menghisapnya karena selalu ada bara yang menemani ku setiap hisapan , ku akui terkadang bara itu membuat bibir ini kering dan pecah karena hawa panasnya , tapi itu sebagian dari perjalanan hidup aku , karena masih banyak bara-bara di rokok ku yang setia menemani aku , aku juga takan lupa dengan abu yang selalu menjadi guru dalam perjalanan hidupku , aku tuangkan setiap abu rokokku ke dalam asbak agar dapat aku melihat dan belajar dari perjalanan hidupku , walau sebagian abu itu keluar berterbangan dari asbak tapi aku tak mencegahnya mungkin itu kemauannya , akan tetapi akan ku kenang sepanjang hisapan rokokku.

Chat

Monday, August 7th, 2006


sebagian orang menganggap chat itu sekedar buat rilek tetapi menurut gua chat itu bukan cuma untuk menghilangkan penat di otak tp buat menambah teman and menambah ilmu yang mungkin tidak bisa kita dapatin di dunia pendidikan,jadi jangan sekali-kali menganggap orang yang berjam-jam duduk di depan komputer di anggap itu hanya untuk mencari sesuatu yang negatif karena pemikiran itu hanya buat orang yang iri akan sesuatu yang tidak dimiliki

kebebasan yang tak terbebaskan

Monday, August 7th, 2006


Orang menganggap kebebasan itu sesuatu yang sangat Hebat tapi jangan salah kebebasan itu adalah suatu tantangan buat kita untuk menjaga kebebasan itu biar tidak membelenggu kebebasan kita sendiri

Hati Yang Gelisah

Monday, August 7th, 2006

Malam gelap menyelimuti keheningan malam suara jangkrik di balik lemari bajuku bernyanyi serasa menghibur hati yang keluh,terang rembulan tak bisa menerangi hatiku ku coba memetik gitar tapi tak terdengar keceriaan yang terasa hanya tangisan hatiku

Oh Sang Pencipta
Oh Sang Penguasa Jagad Raya

Engkaulah yang mempunyai jawaban semua ini
Engkaulah yang tahu apa yang ku mau
Berikanlah petunjuk kepada hamba Mu ini
Yang sedang gelisah,risau akan Menantikan Jawaban selama ini
Memang aku yang salah
Memang aku yang Mencemburunya
Tapi itu sekedar untuk membuktikan
Bahwa aku tak bisa kehilangan dirinya
Aku tak bisa sendiri menjalani hidup ini

Suara jangkrik berhenti,aku bangun dari tempat dudukku,kucoba meraih sebatang rokok yang berada diatas meja ,ku bakar, ku hisap dalam-dalam,sambil aku membayangkan kenangan-kenangan masih bersamamu,andai kau tau apa yang ada dihati ku selama ini,andai kau tahubagai mana perasaan ini,ah tapi aku tampik angan-angan itu,mungkin angan-angan ku bagai asap rokok yang dapat aku rasakan,aku lihat tapi tak dapat aku miliki,semakin banyak aku isap semakin banyak asap yang mengepul dan memenuhi ruang kamar ku yang penuh sesak akan angan-angan ku.